Tampilkan postingan dengan label Others. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Others. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Agustus 2013

IDUL FITRI 2013







Mumpung masih suasana lebaran idul fitri, saya sekeluarga mengucapkan "TAQABALALLAHU MINNA WAA MINKUM, SHIYAAMANA WA SHIYAAMAKUM".

Semoga kita semua selalu dalam limpahan rahmat ALLAH SWT, dan semoga kita bisa dipertemukan kembali dengan ramadhan kareem yang akan datang, supaya kita bisa terus mempertebal iman, islam kita. Amin Allahumma Amin...

Lebaran pada kemana???
Ada yang mudik (buat yang punya kampung halaman), ada yang dirumah aja (karena ngga punya kampung halaman) atau mungkin ada yang piknik? sambil ngisi waktu liburan gitu ceritanya.

Tahun ini saya mudik ke kampung halaman suami di semarang. Serunya, mudik kali ini di temenin mama. Kebetulan mama mau berlebaran dengan adik yang tinggal dijogja. Aneh kah? koq ortu yang lebaran ke anak? hehehe...ngga juga siy. Sebenernya saya yang maksa mama untuk ikut mudik ke jawa kali ini. Karena mama belum pernah mengunjungi anak bungsunya (adik saya gituh ^_*) semenjak doi hijrah ke jogja mengikuti tugas misua nya.

Jadi pikir punya pikir, daripada mama berangkat sendirian ke jogja (kapan kapan gituh) hanya khusus sowan ke anak cucunya, ya....mending bareng saya sajah. Nanti sesampai disemarang dijemput adik ipar saya dan langsung di boyong ke jogja.

Cukup seru juga tour de' central java kali ini. Beberapa tempat wisata udah masuk list untuk dikunjungi ;)

Lawang sewu, kuil sam po kong dan tentunya tempat wiskul yang belum pernah di kunjungi. Tadinya saya ngga berminat mengunjungi lawang sewu. Secara history terkenal dengan kemistisan dan tempat yang cukup misterius. Bahkan pernah dijadikan tempat "uji nyali" dalam sebuah acara televisi. 

Terbayang suasana angker, dingin dan mencekam yang buat saya lebih memilih wisata alam sajah. Tapi berhubung suami dan anak-anak ribut memaksa untuk ke lawang sewu, mau tidak mau ya saya ikut juga.

Ternyata sodara-sodara...bayangan saya tidak semuanya betul. Memang sedikit terasa aura dingin, tapi mungkin itu karena tempat ini jarang digunakan. Hanya dikunjungi saat-saat tertentu  saja. Saat musim liburan dan lebaran seperti kali ini tentu saja banyak pengunjung yang tertarik datang. Dan selebihnya saya cukup terkesima dengan bangunan yang sangat "holland" sekali. 








Arsitektur bangunannya mengadopsi bangunan di belanda.  Semula gedung ini untuk kantor pusat perusahaan kereta api (trem) penjajah Belanda atau Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij (NIS). Gedung tiga lantai bergaya art deco (1850-1940) ini karya arsitek Belanda ternama, Prof Jacob F Klinkhamer dan BJ Queendag. Lawang Sewu terletak di sisi timur Tugu Muda Semarang, atau di sudut jalan Pandanaran dan jalan Pemuda. Disebut Lawang Sewu (Seribu Pintu), ini dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak. 






Kenyataannya, pintu yang ada tidak sampai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu. Menurut guide lawang sewu, jumlah lubang pintunya terhitung sebanyak 429 buah, dengan daun pintu lebih dari 1.200 (sebagian pintu dengan 2 daun pintu, dan sebagian dengan menggunakan 4 daun pintu, yang terdiri dari 2 daun pintu jenis ayun [dengan engsel], ditambah 2 daun pintu lagi jenis sliding door/pintu geser).












Tarif masuknya Rp. 3000.00/orang ditambah biaya sewa guide Rp. 30,000.00, menurut saya cukup murah. Untuk sewa guide tidak diharuskan, pengunjung boleh saja masuk melihat-lihat kedalam sesuka hati dengan hanya membayar tarif masuk. 















Hanya saja dengan adanya guide, nilai-nilai sejarah dari bangunan ini tergali keluar. Karena banyak cerita yang ternyata tidak dipublikasikan secara bebas mengenai lawang sewu ini. Bahkan penjelasan guide yang detil mengenai asal muasal lawang sewu dan beberapa kejadian yang terjadi didalamnya, ternyata mempesona anak-anak saya. Sampai dua hari ke depan, tema pembicaraan mereka selalu tentang lawang sewu :))
Sampai-sampai saat bertemu dengan mama saya di jogja pun, mereka ngga bosan mengulang-ulang cerita tentang lawang sewu tersebut hahaha....



.


Beralih ke Kelenteng Gedung Batu Sam Po Kong adalah sebuah petilasan, yaitu bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama islam yang bernama Zheng He / Cheng Ho. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang. Tanda yang menunjukan sebagai bekas petilasan yang berciri keislamanan dengan ditemukannya tulisan berbunyi "marilah kita mengheningkan cipta dengan mendengarkan bacaan Al Qur'an".






Disebut Gedung Batu karena bentuknya merupakan sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu., orang Indonesia keturunan cina menganggap bangunan itu adalah sebuah kelenteng - mengingat bentuknya berarsitektur cina sehingga mirip sebuah kelenteng. Sekarang tempat tersebut dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau bersembahyang serta tempat untuk berziarah. Untuk keperluan tersebut, di dalam gua batu itu diletakan sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Djien. 

Padahal laksamana cheng ho adalah seorang muslim, tetapi oleh mereka di anggap dewa. Hal ini dapat dimaklumi mengingat agama Kong Hu Cu atau Tau menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan kepada mereka.[1]





Menurut cerita, Laksamana Zheng He (Sam Po Tay Djien) sedang berlayar melewati laut jawa ada seorang awak kapalnya yang sakit, ia memerintahkan membuang sauh. Kemudian ia merapat ke pantai utara semarang dan mendirikan sebuah masjid di tepi pantai yang sekarang telah berubah fungsi menjadi kelenteng. 

Bangunan itu sekarang telah berada di tengah kota Semarang di akibatkan pantai utara jawa selalu mangalami pendangkalan diakibatkan adanya sedimentasi sehingga lambat-laun daratan akan semakin bertambah luas kearah utara.

Konon, setelah Zheng He meninggalkan tempat tersebut karena ia harus melanjutkan pelayarannya, banyak awak kapalnya yang tinggal di desa Simongan dan kawin dengan penduduk setempat. Mereka bersawah dan berladang ditempat itu. Zheng He memberikan pelajaran bercocok-tanam serta menyebarkan ajaran-ajaran Islam.

Seperti kebanyakan bangunan khas tionghoa, kuil sam po kong ini juga didominasi warna merah. Dengan patung laksamana Zheng he yang berada di tengah-tengah wilayah kuil. Sedangkan gua batunya sendiri terletak di area belakang kuil. Sayangnya saya ngga sempat melihat gua batu yang konon kabarnya adalah tempat semedi laksamana zheng he. Mungkin next time kalau mudik ke semarang lagi, kuil sam po kong mau dijelajahi lebih dalam lagi *tssaaaahhh.










Hmmm...cerita mengenai wiskul ngga banyak juga sebenarnya. Karena antara rencana dengan waktu yang kita punya ngga seimbang. Kami hanya punya waktu 3 hari 4 malam sajah disemarang. Sedangkan bejibun tempat wisata beserta aneka wiskul yang sudah di planing terpaksa harus dieliminasi satu persatu >___<
Museum kereta api di ambarawa, tempat pemancingan di daerah bandungan sampai tempat wisata kampung rawa yang berada tepat di atas rawa pening yang terkenal itu terpaksa kami tunda.

Wiskul berkisar di area terdekat dengan rumah. Seperti pujasera di simpang lima yang menawarkan aneka makanan khas semarang. Mie jowo, mie kopyok, tahu gimbal, dll. Tertarik dengan mie jowo (akibat hasutan misua niy) saya, misua dan mertoku pesen mie jowo yang katanya enak. Memang betul, mie nya lumayan enak. Kalo kata jargonnya soimah "joss gandoss pating bledosss". Tapiiii, proses pemesanannya niy yang bikin hilang selera makan.

Ngga usah diceritain deh, malah bikin naek darah lagi *hmmmfffttttt.

Lanjut wiskul nasi ayam yang letaknya ngga jauh-jauh dari rumah mertua. Menurut testimoni keponakan misua, nasi ayamnya enak. Wooo....napsu donk.
Tapi emang bener kata orang tua, lidah orang beda-beda. Menurut misua dan yang lain enak, tapi buat saya....biasaaaa banget.

Nasi ayam tuh ternyata nasi yang disiram gulai ayam ditambah sayur labu siam dan sambel krecek, dalam wadah pincuk daun pisang. Jangan ngebayangin ayamnya satu potong yah. Sama sekali ngga pemirsah. Wong ayamnya cuma numpang lewat jeh, segede jempol tok!
But it's ok, namanya juga nyobain. Yang penting udah tau kaya apa siy nasi ayam tuh??!!!

Hari minggu siang kami berempat melanjutkan journey menuju jogja. Tujuannya siy jemput mama sebelum kembali ke cilegon. Berbekal list tempat wisata hasil gugling jauh-jauh hari, saya udah ngebayangin bakalan dapet trip yang "unforgettable". 

Secara kan yah... Jogja currently becoming a tourism city. Mulai dari wisata candi (borobudur, prambanan, candi ratu boko, dll), wisata pantai (parangtritis, baron, dll) sampe wisata belanja (malioboro, kasongan, dll). Rasanya pengen semua dijabanin. Tapi pastinya ngga mungkin yah. Perbandingan antara waktu dan tujuan ngga ekuivalen jeh! Saya cuma punya waktu 2 hari, sedangkan tujuan wisatanya seabrek-abrek *tepok jidat.

Jadi....mau ngga mau, beberapa harus di eliminasi (lagi-lagi). Dari sekian banyak yang kesampean cuma malioboro, keraton jogja dan bukit bintang di wonosari hehehe... rencana tinggal rencana ceritanya nih!!

Saya mau cerita malioboro dulu. Kalo kata orang, belum ke jogja kalo belum ke malioboro! wek!! Apa hubungannya coba??!!? Ya mungkin yah, karena malioboro letaknya dipusat kota. Disana tumplek blek, aneka jualan khas jogja. Batik mulai dari yang murahan sampe kualitas butik yang harganya jutaan. Oleh-oleh asli njogja juga ada. 

Orang-orangnya juga variatif dari yang berambut item sampe yg pirang kecoklatan alias wong londo buanyak banget. Eh tapi ciyus..jogja udah kayak bali cing! Bule bertebaran dimana-mana.

Singkat kata, malioboro udah sangat penuh sesak. Cari parkiran susahnyaaaa minta ampun. sisi jalan penuh sama tukang delman, jualan batik, dll. Jogja oh jogjaaaaaa.....










Hari berikutnya kita ke keraton jogja. Setelah sebelumnya puter-puter masuk ke area keraton pinggir, cari batik dan baju khas jogja "Djogja Holic" dan berakhir menyusuri keraton sesungguhnya. Untuk masuk ke keraton dikenakan tarif Rp. 5.000/orang, plus kalo yang mau foto-foto di charge Rp. 1.000. Mereka juga menyediakan jasa guide. Tapi kali ini kami berusaha meng-guide diri sendiri wkwkwk (tanpa bantuan guide maksudnya).




Malam harinya kami menuju daerah perbatasan diwonosari, namanya bukit bintang. Koq bukit bintang?cuma namanya doank koq. Pertama karena letaknya memang tinggi makanya disebut bukit, kedua karena dari tempat ini kota jogja dimalam hari seperti langit penuh bintang. Jadi dua alasan itu yang akhirnya disebut "bukit bintang". Mirip dengan punclut di daerah bandung gitu deh.

Untuk menghilangkan rasa dingin, menikmati segelas jeruk hangat dan susu jahe tuh sesuatuuu banget ;)

Tour de'java akhirnya berakhir di bukit bintang ini. Karena esoknya kami sudah harus kembali ke Cilegon. Kembali rusuh dengan kesibukan semula. Yang nguli kembali nguli, yang sekolah kembali sekolah.
But overall, we had fun so much for the trip.

Sambil mikir, kira-kira trip kemana lagi yah????
Hehehehe

Akhirul salam
Wasalamualaikum wr.wb.
Sampai ketemu di cerita mudik taun depan

- Bye Bye-

Minggu, 14 April 2013

Berhasil Menyapih



Alhamdulillah.....akhirnya berhasil juga aku "menyapih" Alika dari "Breast feeding" alias ASI (air susu ibu) tepat di usianya yang ke empat!!
Apa?!?!? ke empat??....
Pasti banyak orang yang heran dan kaget, kalau Alika ternyata masih ASI sampai umurnya empat tahun.
Aku ngga malu sama sekali koq.....memang seharusnya wajib ASI sampai 2 tahun.
Nah, Alika beruntung....dapet bonus 2 tahun lagi dari bundanya ;P

Semuanya ada dasarnya koq...kenapa aku biarkan Alika minum ASI sampe 4 tahun.
Pertama: Alika alergi susu sapi dari bayi, makanya mulai usia 2 bulan Alika hanya minum susu soya + ASI tentunya. Koq dicampur susu formula?? Karena aku ngga bisa nye-tok ASIP di kulkas, sebab ngga tau kenapa ASI ku ngga bisa diperah, sedangkan aku working mommy yang ngga bisa setiap waktu nyusuin Alika. That's why Alika minum susu soya sebagai tambahan disela waktu aku bekerja.
Dan ternyata pula....Alika ngga suka soya! *dezig*
Pening ngga kepala???
Akhirnya pas umur 10 bulan, soya nya aku stop. Karena setiap aku minumin selalu dilepeh & dimuntahin.
Penasaran donk, kenapa koq anak-anak ngga suka soya? soalnya aku doyan banget susu kedelai cair...wong enak koq.
Pas aku cicip....  huwekss.
Pantes aja pada ngga suka, rasanya pait-pait gimanaaa gitu, kaya ada rasa besinya. Beda sama susu kedelai yang cair.
Akhirnya....Alika stop susu apapun kecuali ASI. Baru mulai umur 2 tahunan aku cobain susu UHT sambil diliat reaksi alerginya. Alhamdulillah so far so good...

Yang ke dua, pengalaman kakaknya yang cuma nyobain ASI sampe 1th 10 bulan, 2 bulan lagi kurangnya untuk di sapih karena keburu kesundul adeknya didalem perut.... xixixixixi....
Karena pas Imoy umur 1,6th aku udah hamil lagi anak ke-dua. Kata orang tua harusnya disapih saat itu juga, tapi...ternyata nyapih itu susyeee bow....
Baru berhasil 4 bulan kemudian  ^__^

Yang ke tiga, karena aku kerja dari pagi sampe magrib baru sampe rumah, makanya untuk anak yang kedua ini aku berusaha semaksimal mungkin ngasih ASI. Aku ngga mau ngerasa bersalah lagi karena mengurangi hak-hak mereka. Sudahlah hak waktu dan kebersamaan berkurang karena bundanya kerja, jangan lagi ditambah mengurangi hak mutlak mereka untuk mendapat ASI.

Menurutku bukan hal yang luar biasa jika seorang ibu kandung yang tidak menyusui anak nya sendiri. Malah kadang suka heran, bangga sekali para ibu yang menyatakan kalau anaknya "full" susu formula. Membandingkan berapa rupiah yang dikeluarkan untuk membeli "sufor" dalam sebulan kemudian merek apa yang dipakai untuk sufor?

Semakin banyak pemakaian sufor atau semakin mahal merek sufor nya semakin naik lah "prestige" kehidupan mereka. Ngga ada yang bisa menyamai dari segi kualitas ASI. Semahal apapun merek sufor, tetap kandungan ASI lah yang nomer wahid. Karena pernah aku baca, kandungan DHA dari susu sapi akan hancur saat mengalami proses pemanasan dan pengeringan. Jadi propaganda iklan yang menyatakan bahwa "merek A" memiliki kandungan DHA lebih banyak dari "merek B" itu hanya sekedar perang pasar saja.

Aku sampe kagum dengan adikku. Dia, menyusui sampai  anaknya berumur 1 th. Tidak ada campuran sufor setetespun mulai keponakanku lahir. Karena kebetulan RS tempat adikku melahirkan memiliki program IMD (inisiasi menyusui dini). Jadi para bayi tidak akan diberikan sufor samasekali hanya ASI saja. Selama adikku bekerja, selalu diusahakan untuk memerah ASI dan di stock didalam kulkas. Jadi saat ditinggal bekerja, keponakanku ini tidak akan kelaparan.

Yang ke empat, aku ngga mau menyapih dengan paksa seperti dulu aku menyapih kakaknya. Aku mau menyapih dengan cinta .
Maksudnya??!!!??!??
Waktu Alika menginjak 4 tahun kurang, kami berdua ngobrol serius (tapi serius versi Alika gitu loh ). Alika mau di hari ulang tahunnya yang ke empat dapet kado boneka lumba-lumba besar dan cake Angry birds. Dan sebagai imbalannya, aku juga minta sebuah kado dari Alika. Begini nih obrolan kami...
B (bunda) : Dek, kalo dedek ultah, bunda minta kado ya??
A (alika) : Kado apa bun???
B  : Tapi dedek janji ngga?
A : Iya...apaan siy bun
B : Dedek berhenti nenen yah...kan dedek udah gede. Sebentar lagi mau masuk TK loh (sambil H2C --> harap-harap cemas)
A : Iya bun...tapi dedek dibeliin boneka lumba-lumba yang gueeeddddeeeee banged yah...sama bikinin cake angry birds bun.
B : hhhhmmmfffhhtttt.....Alhamdulillah....



Itulah beberapa alasan kenapa Alika dapet bonus ASI 2 tahun lagi?  ^__*
Tapi dua point utama alesan adalah, aku ngga mau mengurangi hak anakku mendapat ASI dan aku ngga mau ngerasa bersalah seumur hidup karena hal ini, serta aku hanya mau menyapih karena cinta. ^__*

Jadi semisal lulusan ASI dikasih reward, untuk lulus 6 bulan ASI namanya "sarjana ASI", 1 tahun ASI "pasca sarjana ASI", nah kalo kaya Alika namanya "professor ASI" kali yah xixixixi....

Selamat jadi professor ya sayang...
Doa bunda selalu meyertaimu

April 06, 2013

Kamis, 19 April 2012

Mengenang Papah


Sudah sembilan tahun pah... kami menjadi yatim dan mamah bergelar janda
Dan setiap mengingat itu, air mata kami akan selalu mengalir
Rasa kehilangan kami tak akan pernah terganti oleh apapun juga
Kami kehilangan mu...

Tapi kami sadar...bahwa takdirNya berkuasa atas segalanya
Sederas apapun air mata kami, sekuat apapun tangisan kami
Jika Ia menginginkan miliknya kembali, tak akan ada yang bisa menghalangi...
Dan kami harus ikhlas...



Papah.....
Meski berat rasanya kehilanganmu, tapi kami ikhlas karena sang Maha Pemilik Jiwa tahu yang terbaik bagi umatnya

Dan rasanya waktu cepat sekali berlalu....
Masih terbayang sosok berwibawa yang sangat berkharisma
dan kemudian tergantikan oleh bau tanah merah lengkap dengan batu nisannya
Kami ingat setiap detik masa-masa itu pah...




Pah.....
Hanya Doa yang sanggup kami berikan agar sang Maha Pemilik Jiwa mengampuni segala dosa& khilaf
Semoga semua amal diterima & ditempatkan ditempat yang paling layak di sisiNya



Rabbighfirli Waliwaa lidayya
Warhamhummaa Kamma Rabbayaani Shaghiraa

Ya ALLAH...ampunilah dan sayangilah kedua orang tuaku
Seperti mereka menyayangiku waktu kecil

Amin...amin..amin..YRA



Cilegon, 19 April 2012
Kami yang selalu mencintaimu

Senin, 27 Februari 2012

Others

Anakmu bukan milikmu.
Mereka putra putri sang Hidup yang rindu pada diri sendiri,
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau,
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.
Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab mereka ada alam pikiran tersendiri.
Patut kau berikan rumah untuk raganya,
Tapi tidak untuk jiwanya,
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tiada dapat kau kunjungi meski dalam mimpi.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau.
Kaulah busur, dan anak-anakmulah
Anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah Maha Tahu sasaran bidikan keabadian.
Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.
Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat
Sebagaimana pula dikasihiNya busur yang mantap.
- Khalil Gibran

Kamis, 20 Oktober 2011

Dear Blog,

Curhat sedikit boleh ya, tapi bukan tentang per-kitchen-an, tentang rasa kemanusiaan yang meluntur. Kemarin 18-10-2011 ada berita di internet yang menarik untuk dibaca, tajuknya "BOCAH 2TAHUN KORBAN TABRAK LARI DIBIARKAN SEKARAT". Menarik? ya sangat menarik, bahkan sedikit curious dengan kata "dibiarkan", maksudnya ada orang lain yang lihat tapi pura-pura ngga lihat begitu?

Pelan-pelan saya buka link di internet dengan penasaran, ya...benar balita usia 2tahun terlindas mobil sebanyak 2x! Masuk akal?! tadinya saya ngga percaya sama sekali, saya pikir ini hanya hoax saja, ngga mungkin bayi bisa terlindas mobil 2x dan masih hidup. Tapi ternyata berita tersebut benar dan bayi itu masih dalam kondisi koma sekarang ini, yue yue mengalami kematian otak.

Saya coba beranikan melihat video tersebut hanya untuk memastikan benarkah berita tragis ini?ngga sampai habis video diputar mata saya terasa panas, ngga sampai hati melihat seorang bayi yang berjalan masih tertatih tatih tertabrak, kemudian terlindas dan akhirnya tergeletak persis dibawah ban depan mobil pertama. Tidak lantas supir tersebut turun untuk melihat apa yang menghalangi langkah ban mobilnya, malahan dilaju kan kendaraannya dan kemudian untuk kedua kalinya tubuh mungil itu lumat dilewati ban belakang mobil tersebut.

Yang membuat hati sangat teramat miris, banyaknya orang melewati tubuh mungil tidak berdaya itu tanpa memperdulikannya seolah itu hanyalah boneka! Apakah mereka tidak melihat? tidak mungkin, karena mereka berjalan melangkahi tubuh mungil itu. Lalu mengapa mereka sebegitu cueknya?inikah yang dinamakan degradasi moral yang membuat rasa empati meluntur dan kemudian hilang sama sekali.
Setelah dirawat diICU akhirnya balita yue yue  meninggal dunia, meninggalkan Ibu yang terus meratapi kepergian putri tercintanya, ah...mendengarnya saja sudah membuat airmata mengalir.

Hakikatnya manusia diciptakan jauh lebih sempurna dibandingkan mahluk ALLAH SWT yang lain, karena akal. Dengan akal dan naluri yang jauh lebih sempurna seharusnya hal seperti ini tidak terjadi. Kejadian yang sangat tragis ini menuai banyak kecaman dari seluruh pemerhati televisi dunia. Tidak heran, bahkan saya pun adalah salah satu yang ikut merasa prihatin. Saya seorang ibu yang membayangkan apabila hal ini terjadi pada keluarga kami, mungkin dunia ini akan saya putar balikkan sehingga hancur. Itulah gambaran perasaan seorang Ibu yang tersakiti.

Duh, manusia...ber empati itu tidak susah koq, saling menyayangi dan menghormati kepada sesama mahluk Tuhan itu sangat indah.
Semoga hal seperti ini tidak terjadi di Indonesia, Negeri indah yang penuh kasih sayang.

Luv U indonesia

Selasa, 13 September 2011

Anakku Sayang @__@

Pagi ini rasanya seperti ada yg menampar wajah dengan keras sekali. Bagaimana tidak, aku yang seorang ibu dari kedua anak-anakku terkadang merasa kesabaran ku teruji dengan kelincahan & aktif nya dua permaisuri hati. Tingkah laku mereka bukanlah tindakan yang diluar batas normal sebenarnya, justru menunjukkan betapa pesatnya perkembangan motorik mereka dan harusnya aku merasa bangga, senang juga bersyukur dengan karunia yang tidak ternilai ini. Betapa tidak, banyak anak-anak diusia balita yang mengalami keterhambatan perkembangan motorik dan mental mereka yang terlihat pada kesehariannya yg cenderung pasif dan diam.

Pagi ini aku baru sadar bahwa aku telah mengkufuri nikmat dari ALLAH SWT dan harusnya nikmat itu aku syukuri sebesar-besarnya. Keaktifan kedua buah hatiku sering membuat aku banyak beristighfar dalam hati  karena untuk memarahi atau membentak atas tingkah laku mereka, aku berusaha untuk meminimalisasi. Namun terkadang terlontar juga kata-kata yang seharusnya tidak dilepas begitu saja karena  banyak atau sedikit anak akan merekam dalam memori mereka. Kata-kata seperti "Kakak....coba nurut,  bunda sudah cape ni" sering keluar untuk menghiasi hari-hariku yang melelahkan. Sorot mata kedua "amor" yang menampakkan ketakutan sangat menyayat hati. Janji dalam hati untuk berusaha menahan emosi  saat  "kedua amor" beraksi sering diingkari.

Pagi ini hati ku merasa ditampar sekali lagi, dengan pernyataan assisten RT ku yang  secara langsung memuji betapa manisnya kedua "amor"ku itu. Ya ALLAH nikmat apa yang hendak kukufuri lagi? Asissten yang setiap hari melihat keaktifan & tingkah laku mereka masih sanggup berkata "betapa manisnya mereka", subhanallah maafin bunda ya sayang.....

September 13, 2011
Dian Eka Mariani

Selasa, 21 Juni 2011

Cerita tentang Perubahan

Umumnya anak seusia batita masih belum jelas mengucapkan sesuatu atau kalau kita sebut itu "cadel", huruf "R" mereka ucapkan "L", "S" jadi "T", dan lain sebagainya. Sama halnya dengan si bontot "alika" yang usianya baru saja menginjak 2th, segala tingkahnya sangat lucu nan menggemaskan. Setiap kali alika berbicara seisi rumah tergelak, lucu...apalagi saat menyanyikan satu lagu yang disukai, belum selesai nyanyiannya semua terbahak-bahak, bukan...bukan tertawa sinis atau mengejek tapi kami kagum dengan keinginannya untuk bisa mengucapkan, bernyanyi seperti kakak & anak-anak lainnya walaupun dengan logat dan pelafalan yang kurang lancar.

" Intang encin di angit nyang bilu, mat anyak iash ancasa...ku inging bibang dan nayi, auh inggi ke ke empat kau ada" lagu bintang kecil yang diaransemen ulang oleh alika. Setiap hari alika selalu menyanyikan lagu itu, dan tentu saja saya sebagai ibunya selalu mengiringi nyanyiannya dengan versi yang benar. Kami tidak pernah menyalahkan alika karena nyanyiannya yang kurang benar, tapi dengan mencontohkan bernyanyi yang benar setiap hari cara pelafalan yang benar maka sangat tidak kami duga teks lagu bintang kecil berangsur-angsur sempurna dan sekarang alika bisa bernyanyi bintang kecil dengan teks yang hampir benar sama sekali " bintang kecil di langit yang bilu, amat banyak menghias angkasa, aku ingin bibang dan menali, jauh tinggi ke tempat kau belada". Memang belum fasih benar tapi alika mau berubah menjadi lebih baik dengan cara memperhatikan sekelilingnya yang juga mencontohkan hal-hal yang baik. Itulah anak-anak dalam masanya, kami semua sangat mahfum dengan keterbatasan yang ada.

Sedikit pesan moral yang ingin disampaikan adalah, ternyata dengan memberikan contoh yang benar dan baik adalah cara yang sangat efektif untuk memperbaiki suatu kesalahan atau kekeliruan. Satu lagi yang ingin saya sampaikan adalah semua orang bisa dalam melakukan sesuatu hanya butuh kemauan, keseriusan dan keuletan saja sebagai contoh yang terjadi pada metamorfosa anak-anak dari tidak bisa sama sekali --> sedikit bisa --> sedikit lancar --> dan akhirnya lancar sama sekali.

Jumat, 10 Juni 2011

Wanita

Salah satu mahluk ciptaan ALLAH SWT ini bernama "Wanita"
Dari tulang rusuk mahluk ALLAH SWT yang lain yaitu "Pria" mahluk bernama wanita ini diciptakan
Dan janganlah kamu mencoba untuk meluruskannya karena itu akan mematahkan, maka berlemah lembutlah kepada wanita

Kelembutan sebagai kelebihan yang diberikan ALLAH menyembunyikan kekuatan yang maha dahsyat
dan betapa banyak kelebihan-kelebihan, keistimewaan & keutamaan wanita yang diberikan oleh-Nya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda di akhir kehidupannya, dan hal itu terjadi pada haji Wada’:
“Ingatlah, berbuat baiklah kepada wanita. Sebab, mereka itu (bagaikan) tawanan di sisi kalian. Kalian tidak berkuasa terhadap mereka sedikit pun selain itu, kecuali bila mereka melakukan perbuatan nista. Jika mereka melakukannya, maka tinggalkanlah mereka di tempat tidur mereka dan pukullah mereka dengan pukulan yang tidak melukai. Jika ia mentaati kalian, maka janganlah berbuat aniaya terhadap mereka. Mereka pun tidak boleh memasukkan siapa yang tidak kalian sukai ke tempat tidur dan rumah kalian.
Dan kesholihan wanita adalah harapan yang diinginkan oleh para laki-laki. Karena kesholihan wanita adalah salah satu unsur kebahagiaan bagi seorang laki-laki. Sebagaimana diriwayatkan dari Imam Ahmad dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya: “Kebahagiaan manusia ada tiga: Wanita yang sholihah, tempat tinggal yang baik, dan kendaraan yang baik. Sedangkan kesengsaraan manusia ialah: Wanita yang buruk (perangainya), tempat tinggal yang buruk, kendaraan yang buruk.” (HR Ahmad ).
Ada satu cerita di zaman Rasullullah SAW tentang seorang wanita yang sudah melakukan zina sampai melahirkan anak hasil hubungan terlarangnya, dan kemudian anak tersebut dibunuh sampai mati.
Diliputi perasaan berdosa yang teramat sangat, wanita ini pergi menghadap seorang ulama besar pada masanya yaitu Abu Hurairah dan bertanya akankah pintu taubat baginya masih terbuka?
Mendengar pengakuan yang sangat mengejutkan itu, Abu Hurairah sontak berkata "Engkau telah binasa, dan telah membinasakan demi ALLAH tidak ada tobat untukmu".
Mendengar ucapan Abu Hurairah tersebut wanita tersebut jatuh pingsan, terbayang olehnya seumur hidup menanggung dosa yang teramat sangat, ditambah hukuman yang akan diterima kelak diakhirat.
Sesungguhnya Abu Hurairah merasa sangat terpukul dengan pernyataan yang baru saja beliau lontarkan.
Dengan perasaan bersalah, beliau menghadap Rasullullah SAW demi mendapatkan nasihat yang baik dan benar mengenai taubat seseorang yang melakukan dosa.
Betapa kagetnya Rasullullah SAW dengan pernyataan Abu Hurairah, dan beliau pun berkata
demi Allah kamu telah celaka dan mencelakakan orang lain, tidakkah kamu memahami ayat ini”
“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain berserta Allah tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dlam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan amal sholih, maka kejahatan mreka diganti Allah dengan kebajikan. Dan, adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (al-Qur’an, al-Furqan : 68-70).
Dengan berlari-lari Abu Hurairah keluar masuk gang mencari sosok wanita bercadar tadi yang sangat ingin melakukan taubat.
Sampai akhirnya Abu Hurairah bertemu kembali ditempat dimana beliau melihat wanita tersebut pertama kali.
Beliau menyampaikan sabda Rasullullah bahwasanya ia mendapat kesempatan untuk bertaubat.
Dengan sepenuh hati wanita itu mengucapkan keinginan untuk melakukan taubatan nasuha.
Sebentuk kebun miliknya satu-satunya yang tersisa ia sedekahkan kepada fakir miskin, padahal ia tidak memiliki harta apa-apa lagi setelah itu.
Dan sepanjang hidupnya sampai ajal menjemputnya ia habiskan untuk bertaubat, berdzikir kepada ALLAH SWT.
Saat ajal tiba wanita tersebut meninggal dengan wajahnya yang tersenyum.
wallahu alam 


Itulah wanita, dengan kelembutannya sering kali disalah artikan sebagai satu kelemahan.
Padahal dibalik kelembutanya itu tersimpan kekuatan yang maha dahsyat.
Berbahagialah menjadi seorang wanita, yang diciptakan oleh ALLAH SWT sebagai mahluk favoritnya
dan diberikan berbagai keistimewaan dan keutamaan untuknya.

Jumat, 11 Maret 2011

Kami, Rakyat Miskin Pak.

Potret kemiskinan di indonesia semakin nyata saja hal ini terlihat dari jumlah orang miskin sebesar37.1juta bahkan mungkin lebih dimana jumlah itu masih lebih besar dari jumlah total warga di malaysia. "Fantastic number" untuk sebuah data statistik suatu negara yang notabene memiliki kekayaan alam begitu melimpah. Dikategorikan negara miskin sebenarnya tidak pantas, karena data statistik yang beredar persentase masyarakat sejahtera masih mendominasi, bukti kongkrit yang terlihat adalah penggunaan fasilitas kendaraan bermotor dikota-kota besar terutama semakin meningkat, pembangunan real estate sangat berjamuran yang berarti konsumen peminat rumah-rumah mewah juga meningkat. Tetapi tragisnya kemiskinan pun ikut menjamur seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

Bisa dibayangkan bila kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM sebesar Rp.500,- per liter itu terlaksana, sudah dapat dipastikan akan menaikkan persentase angka kemiskinan. Memang kita akui bahwa kondisi dunia sekarang ini dalam keadaan tertekan, harga minyak bumi mentah terus bergerak vertikal yang akan berimbas kepada harga-harga yang berhubungan dengan masyarakat dunia termasuk indonesia. Dapat kita maklumi jika pemerintah perlu menetapkan kebijakan-kebijakan menghadapi pressure ekonomi dunia ini, tapi seyogyanya pemerintah juga ikut memikirkan efek langsung yang ditimbulkan karena kenaikan ini, yaitu rakyat miskin. (gbr dikutip dari blog bintangsatria)
Sosok kemiskinan seperti gambar diatas sudah sangat mahfum dan sangat banyak kita temui disegala penjuru kota. Janji-janji pemerintah untuk memberantas kemiskinan dengan program-program Bantuan Langsung Tunai (BLT) bukan  seperti oase di padang pasir tapi malah seperti arang dalam sekam, banyak pihak-pihak yang sibuk ikut-ikut menikmati kucuran dana pemerintah ini sehingga sampai ke rakyat miskin nominal tersebut sudah berkurang banyak, pada akhirnya masyarakat selalu berebut dan adu jotos saat mengantri BLT karena porsi & jumlahnya tidak sesuai dengan jumlah rakyat miskin, tragis dan sangat memilukan hati.

Rasanya sangat tidak pantas bila para penguasa ekonomi dan pengusaha berfoya-foya dengan ria nya sedangkan disebelah kompleks apartemen mewah mereka sekelompok anak manusia bertelanjang kaki, sibuk mengais-ngais sampah yang baunya sangat menusuk hidung mencari sisa-sisa makanan dari kalian wahai penguasa...
Dan sangatlah mustahil bila pemerintah tidak mengetahui kondisi rakyat mereka sebenarnya, karena kelompok rakyat miskin bertebaran dipenjuru ibu kota. Jumlah pengemis yang selalu meningkat setiap tahunnya, ditambah jumlah pengangguran menghiasi data-data statistik nasional seharusnya menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah dalam memberantas kemiskinan.

Masihkah ada harapan bagi kami rakyat miskin untuk tetap bisa menjalani hidup seadanya saja?
Kami tidak muluk-muluk meminta seperti yang kalian punya...
Tapi andaikan kalian jadi kami, bisakah kalian hidup tanpa udara seperti kami?
Andaikan kalian jadi kami bisakah kalian menapaki hidup tanpa pegangan?
Lihat dan dengar kami, itu saja...

Minggu, 06 Maret 2011

Pola Pengasuhan Pada Anak

Sekali waktu lalu, saya pernah mengikuti seminar tentang "smart parents smart children" dengan narasumber bunda Neno Warisman. Seminar kali ini mengangkat bagaimana cara pengasuhan orang tua kepada anak dengan cara yang "smart". Anak adalah anugerah yang amat berharga yang dititipkan ALLAH SWT kepada umatnya, tinggal para orangtua yang diserahkan titipan ini bisa menjaga dengan baik atau tidak. Baik dalam artian sesuai dengan kaidah-kaidah islam agar menjadi "prajurit-prajurit" ALLAH SWT kelak di akhirat nanti.


Dewasa ini para wanita indonesia khususnya mulai bergerak maju dalam karir, artinya banyak diantara ibu-ibu di indonesia yang memilih atau memang tidak ada pilihan untuk menjadi seorang karyawati baik dipabrik, kantor, toko, dan lain-lain. Hal ini seharusnya tidak lantas membuat peran dan kodrat seorang Ibu menjadi terlupakan, karena lewat tangan-tangan mulia "sang ibu" harapan dan kualitas masa depan "seorang anak" terbukti. Betapa besar dan berat tanggung jawab mahluk ALLAH SWT yang bernama "Ibu" ini bukan?

Sesungguhnya dalam pola pengasuhan seorang anak itu diperlukan sebuah "komitmen", komitmen antara ibu-ayah dan antara orangtua-anak. Jika salah satu dari pemegang peranan ini melanggar komitmen tersebut, sudah dapat dipastikan "project pengasuhan" akan mengalami 'handycap atau kecacatan" yang akibatnya kegagalan pola pengasuhan. Bagaimana sesungguhnya komitmen itu dibuat? tentu saja dengan persetujuan sesama pemegang komitmen. Misalnya, ayah dan ibu berkomitmen pada saat anak melakukan kesalahan, ibu akan menegur dan memberi tahu letak kesalahan anak supaya tidak diulangi lagi, nah pada saat itu ayah tidak boleh "menyelamatkan" anak dengan cara apapun, karena dengan begitu anak akan melihat bahwa ia bisa mencari perlindungan kepada ayah, begitu pula sebaliknya.

Step-step pengasuhan anak terbagi dalam 3 step :
1. 7 tahun pertama (usia antara 1th - 7th) : Perlakukan anak bak raja
    Pada tahap ini pola pengasuhan seolah-olah orang tua adalah seorang hamba dan anak adalah rajanya,  
    karena memang pada rentang usia ini anak masih belum bisa untuk melayani dirinya sendiri, tapi tidak
    lantas  keberadaan orang tua terinjak-injak karena perlakuan ini loh?
    Banyak contohnya, misal membacakan bacaan edukatif tentang pahlawan-pahlawan agama, rasul-rasul
    ALLAH SWT pada saat santai atau sebelum tidur. Para ahli mengatakan sangat mudah "mendoktrin"
    seorang anak (hal-hal yang baik tentunya) pada saat tidur dangkalnya. Apa itu tidur dangkal? kondisi tidur
    yang belum lelap, kondisi ini sangat optimum bagi para orang tua untuk menanamkan norma-norma
    kebaikan pada anak-anak tercinta.
2. 7 tahun kedua (usia 7th-14th) : Perlakukan anak sepert pembantu
    Tunggu sebentar, anonim kalimat di atas bukan berarti kita mengkaryakan anak-anak kita seperti
     pembantu, tapi pada tahapan usia ini orang tua mulai mendidik anak-anak mereka untuk mengenali
     pekerjaan rumah yang nanti pada waktunya pasti akan mereka lakoni.
     Ajak anak-anak untuk menempatkan sepatu pada tempatnya, mencuci piring setelah makan,
     membersihkan tempat tidur setelah bangun dan lain sebagainya.
3. 7 Tahun ketiga (usia 14th - 21th) : Perlakukan anak seperti duta besar
     Anak di usia ini sudah bisa mengemban pesan orangtua, terutama diusia 16th kondisi sel-sel otak saat itu
     menduplikasi menjadi 200juta milyar sel-sel dan sel-sel otak ini tidak akan menduplikasi lagi. Jadi
     optimalkan lah pengasuhan-pengasuhan yang edukatif dan agamais serta penanaman norma-norma
     kebaikan sampai pada usia ini.

Seringkali respon orangtua berubah saat mengetahui sang anak tidak berprestasi disekolah, karena bagi para orangtua adalah sebuah "prestigue" mendapati anak-anaknya menjadi juara kelas atau bintang teladan. Suatu pengharapan yang wajar memang, tapi sangat berlebihan jika kita memaksa anak kita untuk pintar disegala bidang. Setiap anak dilahirkan dengan kelebihan nya masing-masing dan tidak bisa disama-samakan, sering saya dengar orangtua yang membanding-bandingkan anak-anak mereka..."eh, koq anto pinter banget ya tiap tahun selalu jadi juara gimana belajarnya sih? beda sama anak saya, kok ngga pernah jadi juara kelas."

Andai mereka tahu bahwa ilmuwan asal Jerman Albert Einstein adalah seorang yang mengalami dyslexia dan sangat pemalu juga beliau dianggap pelajar yang lambat pada masa itu, tapi pada akhirnya "einstein" menjadi seorang ilmuwan legendaris bahkan nama belakangnya tersebut "einstein" bersinonim dengan "kecerdasan".

Pada dasarnya semua manusia yang hadir di dunia ini adalah manusia pilihan juga manusia juara.
Bagaimana tidak, coba kita pikirkan bersama pada saat pertemuan antara sel sperma dengan ovum,sebenarnya perjuangan dan pertandingan yang maha hebat sedang terjadi. Berjuta-juta sperma yang notabene calon manusia itu berlomba-lomba memperebutkan "sang ovum" yang hanya berjumlah satu buah, sampai akhirnya hanya terpilih satu diantara jutaan calon-calon manusia. Jadi para orang tua, anak-anak kita sedari mereka berada dikandungan, mereka sudah menjadi juara sesungguhnya, betapa maha dahsyatnya ALLAH SWT.

Mari kita jadikan putra putri kita prajurit-prajurit ALLAH SWT yang selalu bergerak dalam koridor - koridor islam, dengan dorongan dan support yang besar insyaALLAH kita orangtua bisa berlega hati bahwa amanat itu terjaga dengan baik amin YRA... 

Selasa, 01 Maret 2011

Artikel

Ternyata untuk meluruskan sesuatu yang dirasa tidak baik memang butuh perjuangan yang cukup sulit dan berat. Pertentangan demi pertentangan dari segala sudut berusaha untuk menghentikan, tapi itulah perjuangan. Dalam islam pun ALLAH SWT mengatakan "Maka Diam adalah bagi selemah-lemahnya iman", karena melihat kenyataan dalam keseharian sesuatu yang salah itu banyak sekali dan kewajiban kita sebagai sesama muslim untuk saling meluruskan, maka apabila kita mengetahui itu tapi tidak berusaha untuk mengkoreksi hanya diam saja, dan itu adalah selemah-lemahnya iman.

Apa ya...yang ada dipikiran mereka itu?tidak tau kalau mereka keliru atau sebenarnya tau tapi pura-pura tidak tau??sangat miris sekali....
Kepiawaian para pemimpin harusnya terevaluasi dari kemampuan mereka untuk melihat segala potensi masalah dan juga keberanian untuk mengatakan yang salah adalah salah, tidak ada pengecualian. Memang berat untuk menunjukkan kebenaran, terfikir akan efek yang ditimbulkan dan pihak-pihak yang tidak berhubungan langsung yang akan dirugikan. Yach benar...melakukan hal kebenaran itu sangat sulit dibanding dengan sebaliknya.

Saat posisi seseorang berada di atas seringkali telinga, mata dan nurani tidak serasi. Komplain-komplain atau masukan-masukan yang datangnya dari bawahan sering ditanggapi dengan sinis dan acuh, padahal dalam hati kecil mereka mengakui bahwa itu benar! karena kesombongan, keangkuhan menguasai sebahagian besar persentase nurani mereka, maka telinga & mata menjadi buta tuli seketika, sangat ironis sekali....

Hal ini pun sering terjadi dalam lingkungan kecil kita yaitu rumah tangga, ayah yang tidak mau mendengar masukan dari ibu, ibu yang tidak terima komplain dari mulut kecil anak-anak mereka, dan lain sebagainya. Mereka selalu merasa bahwa mereka adalah orang tua yang sudah pasti selalu benar, atau mereka merasa sebagai kepala rumah tangga yang gengsi mengakui kebenaran atau masukan dari istri atau anak-anaknya, karena sejauh ini paradigma yang tertanam dalam lobus frontal kita ya....memang seperti itu. Rasa gengsi dan egois mengalahkan nurani, lagi-lagi seperti itu.

Mengakui kebenaran sesungguhnya bukan hal yang memalukan kok?
Tidak lantas jatuh wibawa, harkat dan martabat karena mau mengakui sebuah kebenaran, tapi mengapa itu sulit sekali dilakukan?

Ya, kita coba dari hal kecil untuk berani mengakui kebenaran, mulai dari lingkungan keluarga saja dulu ;)

CU ditulisan berikutnya

Kamis, 04 November 2010

Song to Heal The World

Lagu ini cocok banget untuk kondisi Dunia pada umumnya & Indonesia khususnya....

HEAL THE WORLD
song by: Michael Jackson

There’s a place, in your heart, and I know that it is love
And this place, could be much brighter than tomorrow
And if you, really try, you’ll find there’s no need to cry
In this place, you’ll feel there’s no hurt or sorrow
There are, ways to get there
If you care enough for the living
Make a little space…
Make a better place…
[Chorus:]
Heal the world, make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are, people dying, if you care enough for the living
Make a better place, for you and for me
If you want, to know why, there’s a love that cannot lie
Love is strong, it only cares for joyful giving
If we try, we shall see, in this bliss we cannot feel
Fear or dread, we stop existing and start living
Then it, feels that always, love’s enough for us growing
Make a better world,
And make a better world…
[Chorus]
[Bridge:]
And the dream we were conceived in will reveal a joyful face
And the world we once believed in will shine again in grace
Then why do we keep strangling life
Wound this earth crucify it’s soul
Though it’s plain to see, this world is heavenly,
be god’s glow
We could fly, so high, let our spirits never die
In my heart, I feel you are all my brothers
Create a world, with no fear, together we’ll cry happy tears
See the na - tions turn their swords into plowshares
We could, really get there, if you cared enough for the living
Make a little space, to make a better place…
[Chorus]
[Chorus] ^ (x2)
There are, people dying, if you care enough for the living
Make a better place, for you and for me
(x2)

Jumat, 29 Oktober 2010

Secubit POEM

Teman, ini sekedar curahan hati melihat kondisi alam yang semakin menyedihkan.


Indonesia Berduka

Derai Airmata dan ratapan pilu tajam menusuk kalbu
Istri yang menangisi sang suami
Anak yang mencari sang bunda
Irama sedu mengiringi Indonesia yang berduka

Bumi bergetar, ratusan insan terkapar
Gunung cantik, seketika tergelitik
Laut bergelombang menyapu alam
Lihat....Indonesia sedang berduka

Apakah ini teguran?
Apakah ini Ujian?
Ataukah kemurkaan?

Rimba nan hijau, kini tiada lagi
Biru laut, tiada lagi
Kami sadar ini murkaMU Tuhan
Tuhan...cukupkan angkaraMU
Jangan kau buat Indonesia berduka

By: Dian Eka Mariani
29-October-2010

Jumat, 29 Januari 2010

Orange Kip & "Limau" Orange

Orange kip is special identifying of chinese community, usually they use it for their traditional celebration, we called it "imlek". I have 2 orange kip tree, which bought about a months ago. This tree is unique, even the tree is small but they already bear fruit luxuriant. Moreover mine, I put it on terrace...quite provide a shade view, I like it. Beside orange kip,  I also have another orange variant we called it "limau" orange. Usually the fruit we utilise, but also the leave is very usefull, thus I bought them. Especially to make a fish soup, become more delicious. I promise it!
Right?? even the tree is small but the fruits is so luxuriant...can not wait till it ripe ;)
The leaves of "limau" orange is very unique, it shape "number 8". Can not be obtained in another orange variant, also the smell quite strength that's why the leaves suitable to put on a cuisine, try it!you'll believe it

Rabu, 27 Januari 2010

Waktu

Waktu

Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.

Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.

Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.

Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.

Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya mencintainya tiada batasnya?
Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain?

Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang?Tapi jika di dalam pikiranmu haru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkum semua musim yang lain,Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.